Rabu, 19 Agustus 2015

Remote Access

Remote Access 

Remote Access adalah istilah yang menggambarkan dimana sebuah komputer yang satu, bisa dikendalikan oleh komputer yang lainnya dengan menggunakan media jaringan komputer seperti Internet, atau menggunakan applikasi. Remote access merupakan sistem yang bisa digunakan dalam pengendalian suatu manajemen jaringan, dimana administrator dapat dengan mudah mengontrol dan mengawasi komputer client, berinteraksi dengan user, backup data, atau aktifitas lainnya di luar. 


VPN

VPN

VPN atau Virtual Private Network adalah suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lainnya secara privat melalui jaringan publik (Internet). VPN disebut Virtual network karena menggunakan jaringan publik (Internet) sebagai media perantaranya alias bukan koneksi langsung. Dan disebut Private network
karena jaringannya bersifat privat, dimana hanya orang tertentu saja yang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan pun terenkripsi sehingga aman dan tetap rahasia meskipun dikirim melalui jaringan publik.

Cara kerja  VPN ibarat seperti membuat jaringan di dalam jaringan atau biasa disebut tunneling (membuat terowongan). Tunneling adalah suatu cara untuk membuat jalur koneksi secara privat dengan menggunakan infrastruktur jaringan lain. Pada dasarnya VPN juga membutuhkan sebuah server sebagai penghubung dan pengatur antar client.

Kelebihan menggunakan VPN adalah : 
1. Hemat 
     Penggunaan VPN dapat mengurangi biaya operasional, karena VPN menggunakan infrastruktur jaringan publik yang sudah ada, sehingga tidak perlu membangun infrastruktur jaringan yang baru.

2. Efisien dan efektif 
     Waktu yang dibutuhkan untuk menghubungkan jaringan kantor-kantor cabang ke jaringan kantor pusat lebih lebih cepat, karena hanya dengan menyediakan akses internet di kantor-kantor cabang otomatis kantor cabang tersebut bisa langsung dikoneksikan ke jaringan di kantor pusat.

3. menignkatkan skalabilitas
     Ketika Perusahaan  berkembang dan membuat kantor cabang baru dibeberapa tempat akan lebih  terhubung dengan jaringan lokal kantor pusat.

Routing

Routing 

Routing adalah proses dimana suatu data dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain. Beberapa contoh data yang dapat dirouting : mail, telepon call dll. Di dalam jaringan, Router adalah perangkat yang digunakan untuk melakukan routing trafik.
Untuk dapat me"routing" kita harus membutuhkan informasi sebagai berikut :
1. Alamat Tujuan/Destination Address - Tujuan atau alamat item yang akan dirouting
2. Mengenal sumber informasi - Dari mana sumber (router lain) yang dapat dipelajari oleh router dan memberikan jalur sampai ke tujuan
3. Menemukan rute - Rute atau jalur mana yang mungkin diambil sampai ke tujuan.
4. Pemilihan rute - Rute yang terbaik yang diambil untuk sampai ke tujuan.
5. Menjaga informasi routing - Suatu cara untuk menjaga jalur sampai ke tujuan yang sudah diketahui dan paling sering terjadi. 

Table Routing
Table routing adalah table yang memuat seluruh informasi IP address dari interfaces router yang lain sehingga router yang satu dengan router lainnya bisa berkomunikasi. Routing table hanya memberikan informasi sedang routing algoritma yang menganalisa dan mengatur routing table.
Intinya, router hanya tahu cara menghubungkan nertwork atau subnet yang terubung langsung dengan router tersebut. Router akan memberi rekomendasi jalur mana yang paling tepat untuk melewatkan paket data yang dikirim ke alamat tertentu sesuai dengan informasi yang terdapat pada tabel routing sehingga pada saat paket data telah dikirimkan atau diarahkan maka router akan melakukan pemeriksaan yang terdapat pada tabel routing dan router akan menentukan jalur mana yang paling sesuai dengan informasi yang ada.
Ada 2 item yang harus dimasukan oleh tabel routing untuk mengirim paket data, diantaranya:
1. Destination Address merupakan sebuah alamat pada jaringan yang dapat dijangkau oleh router
2.  Pointer to the Destination merupakan penunjuk yang akan memberitahukan bahwa jaringan atau network yang dituju dapat terhubung dengan router.
Berikut adalah urutan pada tabel routing untuk menyesuaikan alamat tujuan:
·         Host Address
·         Subnet
·         Group of Subnet
·         Major Network Number
·         Group of Major Network Numbers
·         Default Address

a. Static Routing
Adalah routing yang dilakukan secara manual oleh seorang admin jaringan. Merupakan routing yang paling sederhana jika menggunakan routing ini maka berarti mengisi setiap entri pada table routing.

b. Dynamic routing
Routing yang dilakukan secara otomatis oleh sebuah router. Dynamic routing pengubahan data routing secara otomatis.

c. Minimal routing 
Minimal Routing merupakan proses routing sederhana dan biasanya hanya pemakaian lokal saja.

UTP dan STP

1. UTP 
   Kabel UTP adalah UTP singkatan dari “unshielded twisted pair” yaitu jenis kabel ini terbuat dari bahan penghantar tembaga, mempunyai isolasi dari plastik & terbungkus oleh bahan isolasi yang dapat melindungi dari api dan juga kerusakan fisik, kabel UTP sendiri terdiri dari 4 pasang inti kabel yang saling berbelit dimana masing-masing pasang mempunyai kode warna berbeda.
Fungsi kabel UTP yaitu dapat digunakan sebagai kabel untuk jaringan Local Area Network (LAN) pada sistem network/jaringan komputer, dan umumnya kabel UTP memiliki impedansi kurang lebih 100 ohm, dan juga dibagi menjadi kedalam beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.

Kelebihan kabel UTP adalah : 
  1. Harganya yang murah, membuat kabel ini lebih banyak digunakan.
  2. Diameternya yang lebih kecil dari kabel STP, membuat kabel ini dalam instalasi jaringan.
  3. Kabel yang lebih flexibel dari kabel STP, karena tidak ada pelindung alumunium foil yang menyelubungi kabel.

2. STP 
     Kabel STP atau  Shielded Twisted Pair adalah kabel yang memiliki 4 pasang kabel yang terpilin artinya ada 8 buah kabel pada STP, dari 8 kabel yang ada hanya 4 kabel saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima. STP ini terbuat dari tembaga namun terdapat perlindungan internal di dalamnya (internal shield). Kabel STP dapat digunakan dalam pembuatan jaringan LAN, namun lebih handal dan kokoh dibandingkan jenis lain.

Kelebihan kabel STP adalah : 
Pada kabel STP, didalamnya terdapat satu lapisan pelindung kabel internalsehingga melindungi data yang ditransmisikan dari interferensi/gangguan STP (Shielded Twisted Pair), selain dililitkan, juga punya proteksi terhadap induksi atau interferensi sinyal dari luar kabel berupa lapisan kertas alumunium foil.



Vlan dan VTP

1. VLAN
    Vlan merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang di konfigurasikan sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama. Penggunaan VLAN akan
membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat
segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen

Keuntungan menggunkan Vlan adalah :
1. Security– Departemen yang memiliki data sensitive terpisah dari jaringan yang ada, akan mengurangi peluang pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting
2. Cost reduction – Penghematan biaya dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrades jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia.
3. Higher performance – Dengan membagi jaringan layer 2 menjadi beberapa worksgroup secara logik (broadcast domain) mengurangi trafik yang tidak diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa
4. Broadcast storm mitigation – Dengan membagi sebuah jaringan menjadi VLAN mengurangi jumlah peralatan yang berpartisipasi dalam broadcast storm.
5. Improved IT staff efficiency – Dengan VLAN pengelolaan jaringan lebih mudah, karena user-user dengan kebutuhan jaringan yang sama berbagi VLAN yang sama
6. Simpler project or application management – Memiliki fungsi-fungsi terpisah mempermudah pengelolaan sebuah project atau bekerja dengan aplikasi khusus.

2. VTP
     VTP adalah adalah suatu protocol untuk mengenalkan suatu atau sekelompok VLAN yang telah ada agar dapat berkomunikasi dengan jaringan. VLAN Trunking Protocol (VTP) merupakan fitur Layer 2 yang terdapat pada jajaran switch Cisco Catalyst, yang sangat berguna terutama dalam lingkungan switch skala besar  yang meliputi beberapa Virtual Local Area Network (VLAN). VLAN merupakan suatu broadcast domain, sekumpulan port atau user yang kita kelompokkan. VLAN dapat mencakup beberapa switch, hal ini dapat dilakukan dengan mengonfigurasi VLAN pada bebarapa switch dan kemudian menghubungkan switch tersebut, dengan satu pasang port per VLAN. 
    

IPv4 dan IPv6

1. IPv4
     IPv4 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit. nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 Terdapat 5 kelas dalam ipv4 ini : 
            1.    Kelas A : 0.0.0.0 sampai 127.255.255.255
2.    Kelas B : 128.0.0.0 sampai 191.255.255.255
3.    Kelas C : 192.0.0.0 sampai 223.255.255.255
4.    Kelas D : 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255
5.    Kelas E : 240.0.0.0 sampai 225.255.255.255


2. IPv6
        IPv6 adalah IPv6 (Internet Protocol version 6) adalah protokol internet generasi baru yang menggantikan protokol versi sebelumnya (IPv4). IPv6 dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). Tujuan utama diciptakan IPv6 karena keterbatasan ruang alamat di IPv4 yang hanya terdiri dari 32 bit. 

Kelebihan IPv6 dibandingkan dengan IPv4 antara lain:
  • Ruang alamat IPv6 yang lebih besar yaitu 128 bit.
  • Pengalamatan multicast, yaitu pengiriman pesan ke beberapa alamat dalam satu group.
  • Stateless address autoconfiguration (SLAAC), IPv6 dapat membuat alamat sendiri tanpa bantuan DHCPv6.
  • Keamanan lebih bagus dengan adanya default sekuriti IPsec.
  • Pengiriman paket yang lebih sederhana dan efisien.
  • Dukungan mobilitas dengan adanya Mobile IPv6.

Teknologi WAN

Teknologi WAN

Teknologi WAN mendefinisikan koneksi perangkat-perangkat yang terpisah oleh area yang luas menggunakan media transmisi, perangkat, protocol yang berbeda. Data transfer rate pada komunikasi WAN umumnya jauh lebih lambat dibanding kecepatan jaringan local LAN.

Menurut definisinya Teknologi WAN digunakan untuk :

  • Mengoperasikan jaringan area dengan batas geography yang sangat luas
  • Memungkinkan akses melalui interfance serial yang beroperasi pada kecepatan yang rendah
  • Memberikan koneksi full-time (selalu ON) atau part-time (dial-on-demand)
  • Menghubungkan perangkat-perangkat yang terpisah melewati area global yang luas


A. PPP ( Point of Point )
    Point to Point Protocol (PPP) karena hampir sebagian besar PPP digunakan untuk setiap koneksi dial up ke Internet. PPP didokumentasikan dalam RFC 1661. PPP didasarkan pada HDLC dan sangat mirip. Keduanya bekerja dengan sangat baik untuk menghubungkan point to point leased line.



Switching

Switching

Switching merupakan suatu sistem kontrol penggantian, pengalihan, pengubahan atau pemindahan secara elektronik.teknik switching ini sendiri digunakan biasanya untuk memaksimalkan penggunaan bandwith suatu saluran komuniskasi, baik data maupun suara. Jika nantinya proses saluran tersebut tidak diatur melalui switching, maka data/suara akan terus dikirimkan walaupun sudah tidak terpakai lagi 

Dalam konsep switching terdapat beberapa konsep yaitu :
  • Transmisi data atau informasi jarak jauh biasanya dilakukan melalui beberapa switching node yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu jaringan switching atau jaringan komunikasi switched.
  • Setiap node yang terdapat dalam jaringan switching bekerja tanpa memperhatikan isi data atau informasi yang ditransimikan. Data ditransmisikan melalui suatu rute yang ditentukan oleh proses switching di setiap node yang dilalui.
pakai lagi

Selasa, 18 Agustus 2015

Topologi WAN

TOPOLOGI WAN

.WAN (Wide Area Network)
Wide Area Network atau WAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih daripada Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN. Teknologi jaringanWAN biasa digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai Jenis Jaringan Komputer LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari Jenis Jaringan Komputer WAN. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut. 

 A. Keuntungan Jenis Jaringan Komputer WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih, dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.

B. Kerugian dari Jenis Jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat.


Perangkat WAN

Perangkat WAN

1. Router 
    Router dengan beberapa layanan, termasuk interkoneksi dan port-port perantara WAN. 
router adalah jenis kusus dari komputer, yang secara dasar mempunyai komponen yang sama seperti router menghubungkan dan menentukan jalur terbaik untuk pengiriman data dalam jaringan. Router menggunakan internetwork Operating System (IOS) untuk menjalankan file konfigurasi.

2. ATM Switch
     ATM merupakan sebuah protokol standar internasional untuk jaringan cell relay, di mana berbagai macam servis seperti suara, video, dan data digandeng bersamaan dengan menggunakan cell-cell yang berukuran tetap.Protokol ATM banyak digunakan untuk memaksimalkan penggunaan media WAN berkecepatan sangat tinggi seperti Synchronous Optical Network (SONET).
ATM menyediakan bandwith yang terukur yang dapat melayani baik jaringan LAN maupun WAN,

ATM switch memliki kemampuan :
1. mendukung bermacam macam layanan maupun interface 
2. disertai langsung dengan software sistem operasi internet working
3. manajemen trafik yang baik 

3Switch X.25 / Frame Relay 
        Switch X.25 dan frame Relay menghubungkan data lokal melalui jaringan data, menggunakan sinyal digital. Unit ini sama dengan switch ATM, tetapi kecepatan transfer datanya lebih rendah dibanding dengan ATM.
Frame relay merupakan protokol yang khusus digunakan untuk membuat koneksi WAN jenis Packet-Switched dengan performa yang tinggi. WAN protokol ini dapat digunakan di atas berbagai macam interface jaringan. Karena untuk mendukung performanya yang hebat ini, frame relay membutuhkan media WAN yang berkecepatan tinggi, reliabel, dan bebas dari error. Frame relay ini digunakan berbarengan dengan layanan leased-line lainnya, misalnya sering kita jumpai istilah-istilah DS0FR dan atau DS1FR.

4. Modem 
         Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap Untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Sebuah modem (MOdulator/DE-Modulator) digunakan untuk menterjemahkan sinyal digital dari jaringan untuk diubah menjadi sinyal analog, sinyal yang biasa diterapkan pasa sambungan telepon biasa.

5. Multiplexer
          Sebuah Multiplexer mentransmisikan gabungan beberapa sinyal melalui sebuah sirkit (circuit). Multiplexer dapat mentransfer beberapa data secara simultan (terus-menerus), seperti video, sound, text, dan lain-lain.
Ada 3 jenis Multiplexer
1. FDM : Frequency Division Multiplexing
2. TDM : Time Division Multiplexing
3. CDM : Code Division Multiplexing

Hirarki WAN

HIRARKI WAN

Hirarki WAN terbagi menjadi 3 yaitu : 
    - Access Layer
    - Distribution Layer
    - Core Layer


Access Layer

        Acces Layer berfungsi  mengendalikan akses pengguna dengan workgroup ke sumber dayainternetwork. Desain Layer akses diperlukan untuk menyediakan fasilitas akses ke  jaringan. Fungsi  utamanya adalah menjadi sarana bagi suatu titik yang ingin berhubungan dengan jaringan luar. Pada layer ini user dihubungkan untuk melakukanakses ke jaringan. Terjadi juga Penyaringan / filter data oleh router yang lebih spesifik dilakukan untuk mencegah akses ke seuatu komputer. Jarak Setiap kali sebuah paket melalui router disebut sebagai sebuah router disebut sebagagi sebuah hop. DDR ( Double Date Rate ) dan teknologi Ethernet switching yang terutama digunakan dalam lapisan akses dengan Staticrouting.
Fungsi dari Acces layer :
  • bertanggung jawab untuk kecepatan data melalui jaringan
  • mengurangi waktu latency dalam paket, mengatur frame relay
  • mengatur routing (khusus antar Autonomous System)
  • melindungi jaringan dalam akses internal 
  • Mengelola kontrol akses dan kebijakan
  • Buat collision domain yang terpisah
  • Mengatur supaya tidak terjadi delay

Distribbution Layer

Layer Distribusi disebut juga layer work group yang menerapkan titik komunikasi antara layer akses dan layer inti. Fungsi utama layer distribusi adalah menyediakan routing,  filtering dan untuk menentukan cara terbaik untuk menangani permintaan layanan dalam jaringan. Setelah layer distribusi mentukan lintasan terbaik maka kemudian permintaan diteruskan ke layer inti. layer inti dengan cepat meneruskan permintaan itu le layanan yang benar.

Fungsi :
  • Addressing
  • Routing statis redistribusi
  • menyaring lalu lintas yang menarik dan memblokir lalu lintas tidak menarik (Filtering)
  • menentukan akses core layer jika diperlukan.
  • Mengaktifkan routing antara semua VLAN
  • Keamanan dan jaringan kebijakan pelaksanaan yang berisi terjemahanalamat dan firewall.
  • Mendefinisikan domain broadcast dan multicast



Layer Core

Layer Core atau lapisan inti merupakan tulang punggung (backbone) jaringan. Layer Core bertanggung jawab atas lalu lintas dalam jaringan. Dalam lapisan inti-data diteruskan secepatnya dengan menggunakan metode dan protokol jaringan terpisan inidata-data diteruskan secepatnya dengan menggunakan motode dan protokol jaringan tercepat. Layer Core biasanya penghubung lalu lintas adata ke user.

Fungsi : 
  1. Shared bandwith 
  2. MAC filtering 
  3. Switched bandwith
  4. Micro segmentation

Senin, 17 Agustus 2015

Komponen WAN

KOMPONEN WAN


1.      CO (Central Office)
Pusat pensaklaran dimana hubungan dintara beberapa saluran pelanggan dibuat

2.      CPE (Costumer Provided Equipment)
Peralatan networking seperti workstation, router, POTS splitter, dll. yang dipasang pada pelanggan dan dikoneksi ke peralatan networking jasa telekomunikasi.
CPE (Costumer Provided Equipment) adalah peralatan networking (seperti workstation, router, POTS splitter, dll) yang dipasang pada pelanggan dan terhubung dengan peralatan networking jasa telekomunikasi. tetapi peralatan pelanggan disini terpisah dengan peralatan perusahaan telekomunikasi tersebut.
Contoh CPE yang dimiliki pelanggan pada umumnya router, switch, dan modem.
CPE juga mengacu pada perangkat yang dapat mentranslasikan data agar dapat dikenal oleh protokol WAN, misalnya : Frame-Relay, MPLS atau ATM T-1, dan lain-lain.


3.      DCE (Data Circuit Terminating Equipment)
DCE (data circuit terminating equipment) adalah suatu piranti (biasanya berupa router disisi ISP) yang berkomunikasi dengan DTE dan juga WAN Cloud. DCE ini merupakan piranti yang memasok clocking (denyut sinyal sinkronisasi) kepada piranti DTE. Sebuah modem atau CSU/DSU disisi pelanggan bisa diklasifikasikan sebagai DCE. DTE dan DCE bisa saja beupa piranti yang serupa / router akan tetapi mempunyai peran dan fungsi yang berbeda. DCE berfungsi mentranslasikan data dari DTE agar dapat dimengerti oleh protokol WAN DCE, juga disebut peralatan komunikasi data dan operator peralatan data
4.      DTE(Data Terminal Equipment)
DTE (Data terminal equipment) adalah suatu piranti disisi link jaringan WAN yang berada pada sisi pelanggan (biasanya gedung / rumah pelanggan) yang mengirim dan menerima data. DTE biasanya berupa router jaringan atau bisa saja berupa komputer atau multiplexer. DTE ini merupakan piranti yang akan berkomunikasi dengan piranti DCE disisi ujung lainnya. DTE(Data Terminal Equipment) adalah sirkuit akhir yang mengubah informasi pengguna menjadi sinyal. Perangkat terminal data, biasanya mengacu pada komputer yang anda gunakan dengan sebuah modem. DTE berfungsi sebagai sumber data dan komunikasi data perbedaan antara DCE dan DTE adalah terminal atau komputer sedangkan DCE adalah modem atau perangkat lain milik operator.


5.      CSU(Channel Service Unit) / DSU(Data Service Unit)
CSU(Channel Service Unit) / DSU(Data Service Unit) adalah perangkat digital-interface yang digunakan untuk menghubungkan perangkat DTE seperti Router ke jalur digital.
CSU/DSU bekerja pada lapisan 1 (lapisan fisik) dari model OSI. CSU berbeda dengan DSU. DSU merupakan bagian dari kartu antarmuka yang dimasukkan ke DTE.
Local Loops adalah perpanjangan kabel line telpon dari Demarc menuju kantor pusat Telco yang mana pemeliharaannya difihak Telco, bukan tanggung jawab pelanggan. Kabel ini bisa berupa kabel UTP, fiber optic atau gabungan keduanya dan juga media lainnya.Loop Local adalah sirkuit atau jalur yang menghubungkan antara demarc dengan CO (Central Office). loop local dapat menghentikan jalur yang dimiliki oleh CLEC(Competitif Local Exchange Carrier), dan ditempatkan dalam sebuah POP yang merupakan salah satu CO.

6.      Demarc
Demarc atau titik demarkasi adalah titik yang merupakan interface jaringan dimana kabel perusahaan telpon terhubung dengan rumah pelanggan
Demarc adalah batas pemisah antara CPE dan CO. Secara fisikal demarcation point adalah kotak yang berisi kabel, yang berlokasi di CPE dan mengubungkan kabel CPE ke local loops. Demarcation point biasanya diletakkan di tempat dimana teknisi mudah untuk mengaksesnya. Sehingga akan mudah diketahui dimana yang harus diperbaiki jika suatu saat terjadi kerusakan.
7.      WAN cloud
merupakan hirarchi Trunk, Switches, dan CO (central office) yang membentuk jaringan telephone lines. Struktur fisik bisa bervariasi, dan jaringan-2 yang berbeda dengan titik koneksi bersama bisa saja saling overlap, makanya direpresentasikan dalam bentuk WAN cloud. Sisi pentingnya adalah bahwa data masuk melalui jaringan telpon, menjelajah sepanjang line telpon, dan tiba pada tepat pada alamat tujuannya.


8.      PSE (packet switching exchange)
adalah suatu Switch pada jaringan carrier packet switched. PSE-2 ini merupakan titik-titik penghubung dengan WAN cloud



Rabu, 12 Agustus 2015

WAN ( Wide Area Network )

     WAN ( Wide Area Network )
Wan atau wide area network adalah jaringan yang digunakan untuk membuat interkoneksi antar jaringan komputer yang jauh. Teknologi WAN bergantung pada pihak ketiga dalam hal ini perusahaan  penyedialayanan Telecommunication yang menyediakan layanan hubungan jarak jauh. Teknologi jaringan WAN menggunakan kombinasi sinyal analog dan digital dalam melakukan transmisi data. Cara kerja WAN ini mempunyai jarak yang sangat luas karna menggunakan banyak server  bisa diakses melalui negara ke negara.

Jenis koneksi WAN

Paket messages menjelajah dari titik ke titik yang berbeda tergantung pada koneksi fisik dan protocol yang digunakan. Disini tidak lagi dibahas mengenai teknologi jaringan WAN dalam koneksi WAN yang sudah dibahas sebelumnya, yang secara pokok ada tiga macam berikut ini:

                   1.      Koneksi Dedicated
                   2.      Jaringan Circuit-switched
                   3.      Jaringan Packet-switched


Jenis Jaringan WAN dedicated dan switched mempunyai suatu koneksi yang selalu tersedia kepada jaringan, akan tetapi untuk jenis circuit switched perlu melakukan suatu pembentukan koneksi via semacam mekanisme dial-up antar kedua piranti yang mau berkomunikasi. Dalam suatu konfigurasi dial-on-demand routing (DDR) – router secara automatis membuka koneksi jika ada data yang akan ditrasnmisikan (tentunya sesuai dengan access-list rule), dan akan menutup sendiri jika line dalam keadaan idle selama durasi tertentu yang disetel dalam konfigurasinya.

Layanan Jaringan WAN
Ada banyak penerapan teknologi jaringan WAN pada layanan WAN oleh ISP atau jasa layanan koneksi WAN yaitu sebagai berikut:

1. PSTN

PSTN adalah public switched telephone network, adalah merupakan teknologi tertua dan diapakai secara luas diseluruh dunia dalam komunikasi WAN. PSTN adalah teknologi Jaringan WAN dalam jaringan circuit-switched. Teknologi ini berbasis dial-up atau leased line (always-on) menggunakan line telephone dimana data dari digital (komputer) diubah menjadi data analog oleh modem, dan kemudian data tersebut menjelajah dengan kecepatan terbatas sampai 56 Kbps saja.
         2. Leased lines
Leased line adalah jenis dedicated dari teknologi jaringan WAN menggunakan suatu koneksi langsung yang bersifat permanen antara piranti yang berkomunikasi dan memberikan suatu koneksi konstan dengan kualitas layanan koneksi (QoS). Akan tetapi leased line adalah lebih mahal dibanding dengan sambungan sesuai kebutuhan (dial-on-demand) PSTN.
       3. X.25

X.25 dispesifikasikan oleh ITU-T – adalah suatu teknologi jaringan WAN paket switching melalui jaringan PSTN. X.25 dibangun dengan merujuk pada layer Data Link dan Physical layer pada referensi model OSI. Awalnya X.25 menggunakan line analog untuk membentuk jaringan paket switched, walaupun X.25 bisa juga dibentuk menggunakan jaringan digital. Protocol X.25 mendefinisikan bagaimana koneksi antara DTE dan DCE di setup dan dipelihara dalam Public Data Network (PDN)

     4. Frame relay
Frame relay telah dibahas panjang lebar secara terpisah, artikel yang termasuk juga jaringan frame relay dan juga koneksi frame relay. Frame relay adalah salah satu teknologi jaringan WAN dalam paket switching – suatu komunikasi WAN melalui line digital berkualitas tinggi

      5. ISDN
 ISDN secara rinci juga dibahas terpisah, lihat jaringan ISDN disini baik untuk jaringan ISDN BRI maupun jaringan ISDN PRI. ISDN (Integrated services digital network) mendefinisikan standards pada penggunaan line telephone untuk kedua transmisi analog maupun digital.

       6. ATM 
Asynchronous Transfer Mode (ATM) adalah teknologi jaringan WAN dengan koneksi kecepatan tinggi dengan menggunakan paket switched system dari kecepatan 155 Mbps sampai 622 Mbps. Ia dapat mentransmisikan data secara simultan, voice yang digitize, dan sinyal digitize video melalui kedua jaringan LAN dan WAN.