Rabu, 30 September 2015

Autonomous System Number

Autonomous System Number

Autonomous System Number atau yang disingkat ASN adalah nomor two-byte unik yang diasosiasikan dengan AS. ASN digunakan sebagai pengidentifikasi yang memungkinkan AS untuk saling menukar informasi routing dinamik dengan AS yang lain. Protokol routing eksterior seperti Border Gateway Protocol (BGP) membutuhkan ASN untuk saling bertukar informasi antara jaringan.
Untuk mengidentifikasi setiap sistem otonom, sebuah ‘global unik’ jumlah diberikan kepada mereka dari otoritas terpusat (Arin), sehingga tidak ada duplikasi nomor. Global berarti persis yang unik. Dalam seluruh Internet di seluruh dunia, jumlah AS harus unik. Jumlah AS akan 1-64511, dan tidak terpakai jumlah tertinggi berikutnya adalah apa yang umumnya diberikan. Jumlah ini disebut sebagai ‘AS’ nomor. American Registry untuk Internet Numbers (ARIN) adalah badan yang bertanggung jawab untuk melacak dan menugaskan angka-angka ini serta mengelola alokasi alamat IP dan tugas.

Autonomous System (AS)

Autonomous System (AS)

       Autonomous System (AS) adalah pengaturan seperangkat router dibawah satu kendali teknis, yang menggunakan interior gateway protocol dan common metrics untuk melakukan routing dalam Autonomous System yang sama, dan menggunakan exterior gateway protocol untuk melakukan routing pada Autonomous System yang berbeda.

      Sebuah Autonomous System biasanya terdiri dari sebuah internetwork dalam satu organisasi. Dan, dikelola oleh satu otoritas manajemen. Sebuah Autonomous System terhubung dengan Autonomous System lain dalam satu otoritas manajemen yang sama. Atau, bisa saja Autonomous System tersebut terhubung dengan Public atauPrivate Network lain.



Beberapa routing protocol digunakan untuk menentukan jalur routing dalam Autonomous System. Dan, ada juga routing protocol yang digunakan untuk menghubungkan antar Autonomous System :

1.      Interior Gateway Protocols (IGPs)
Interior Gateway Protocols mengizinkan router untuk melakukan pertukaran informasi dalam satu Autonomous System yang sama. Contoh protokol yang digunakan dalam IGP adalah :
a.       Open Short Path First (OSPF)
Open Short Path First (OSPF) adalah protokol alternatif yang dirancang untuk mengatasi keterbatasan RIP. Selain itu, OSPF juga menyediakan untuk otentikasi update routing, dan memanfaatkan IP multicast ketika mengirim atau menerima update routing.
b.      Routing Information Protocol (RIP)
Routing Information Protocol (RIP) adalah protokol yang sangat berguna sebagai “interior gateway protocol” yang dirancang untuk bekerja dalam Autonomous System yang kecil.
2.      Exterior Gateway Protocols (EGPs)
Exterior Gateway Protocols mengizinkan pertukaran ringkasan informasi antar Autonomous System. Contoh protokol yang digunakan dalam EGP adalah Border Gateway Protocol (BGP), yaitu salah satu inter-Autonomous System routing protocol yang dikembangkan untuk menyediakan sebuah metode loop-freedalam pertukaran informasi routing antar Autonomous System

    Gambar diatas menggambarkan hubungan antara interior dan exterior protocol. Gambar tersebut, menunjukkan bahwainterior protocol digunakan untuk mengurus informasi routing dalam setiap Autonomous System. Gambar tersebut juga, menunjukkan bahwa exterior protocol digunakan untuk mengurus informasi routing antar Autonomous System.






Rabu, 02 September 2015

Firewall

Firewall 
Firewall adalah sistem keamanan jairngan komputer yang digunakan untuk melindungi komputer dari berberapa jenis gangguan darin komputer luar.

Packet filtering
Packet filtering adalah salah satu jenis teknologi keamanan yang digunakan untuk mengatur paket-paket apa saja yang diizinkan masuk ke dalam sistem atau jaringan dan paket-paket apa saja yang diblokir. Packet filtering umumnya digunakan untuk memblokir lalu lintas yang mencurigakan yang datang dari alamat IP yang mencurigakan, nomor port TCP/UDP yang mencurigakan, jenis protokol aplikasi yang mencurigakan, dan kriteria lainnya.

1. NAT ( Network Address Translation )
merupakan suatu metode untuk menghubungkan lebih dari 1 pc pada jaringan lokal ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP publik.

2.PAT (Port Address Translation)
merupakan suatu metode untuk menghubungkan beberapa port yang diakses pada jaringan lokal ke jaringan internet menggunakan satu alamat IP publik sesuai dengan port yang diakses.

TCP/IP

TCP/IP
komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet.

TCP/IP Handshaking
Handshaking adalah proses negosiasi otomatis yang secara dinamis menentukan
parameter dalam pembentukan kanal komunikasi antara dua entitas normal sebelum
komunikasi melalui kanal dimulai

TCP/IP 3 way Hadshaking
3-way handshaking adalah proses pembuatan koneksi TCP, metode dari tujuan ini adalah melakukan sinkronasi terhadap nomer urut dan nomer acknowledgement yang dikirimkan keduanya mengirim pihak dah saling bertukan. Host pertama mengirimkan sebuah segmen TCP dengan flag SYN kepada host kedua merespon dengan mengirimnya segmen yang berisi acknowledgent dan juga SYN yang dari host pertama tadi, dan selanjutnya akan mulai saling bertukar kats dengan host yang kedua. Proses handshaking ini complete dengan adanya di tandai kedua client yang menerima acknowledgement dari koneksi dan keduanya dapat saling mengirim data.


Subneting
Classless Inter-Domain Routing (CIDR) adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E.

VLSM ( Variable Leght Subnet Mask)
VLSM atau Variable Leght Subnet Mask adalah pengembangan mekanisme subneting, dimana dalam VLSM dilakukan peningkatan dari kelemahan subneting klasik. Perhitungan IP Address dengan menggunakan metode VLSM adalah metode yang berbeda dengan memberikan suatu network address lebih dari satu subnetmask. Dalam penerapan IP Address menggunakan metode VLSM agar tetap dapat berkomunikasi kedalam jaringan internet.

Analisis Protokol

Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer. misalnya mengirim pesan, data, informasi, dan fungsi lain yang harus di penuhi oleh pengirim dan penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar.

Fungis Protokol 
• Encapsulation
• Pemisahan dan perakitan kembali
• Connection control (Kontrol koneksi)
• Pengiriman tersusun
• Pengiriman perintah
• Flow Control (alur kontrol)
• Error correction (Kontrol Kesalahan)
• Addressing (Pengalamatan)
• Multiplexing
• Layanan transmisi


Protokol Header

Protokol PDU ( Protocol Data Unit )
Protokol Data Unit (PDU) merupakan sebuah layered data delivery system yang berkomunikasi dengan sebuah perangkat jaringan (network device) atau dengan protocol pada komputer yang sama.



1.TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet.
UDP ( User Datagram Protokol)
protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
2. Serial Line Internet Protocol
protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
3. Internet Control Message Protocol (ICMP)
ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna, utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
4. Domain Name System (DNS)
distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. 
5. POP3 (Post Office Protocol)
protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server, Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. 
6. IMAP (Internet Message Access Protocol)
protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada.
7. HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
 suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon
8. HTTPS
HTTPS menyanjikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
9. SSH (Sucure Shell)
SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. SSH memiliki system Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya sendiri. Dengan begitu keamanan sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini menjadi lebih terjamin.
10. FTP ( File Transfer Protocol )
adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga diantara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi.
11.LDAP
LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai dengan perorangan.
12. SSL (Secure Socket Layer)
SSL (Secure Socket Layer) adalah arguably internet yang paling banyak digunakan untuk enkripsi. Ditambah lagi, SSL digunakan tidak hanya keamanan koneksi web, tetapi untuk berbagai aplikasi yang memerlukan enkripsi jaringan end-to-end.

Wireshark
Wireshark merupakan salah satu tools atau aplikasi “Network Analyzer” atau Penganalisa Jaringan. Penganalisaan Kinerja Jaringan itu dapat melingkupi berbagai hal, mulai dari proses menangkap paket-paket data atau informasi yang berlalu-lalang dalam jaringan, sampai pada digunakan pula untuk sniffing. Wireshark sendiri merupakan free tools untuk Network Analyzer yang ada saat ini. Dan tampilan dari wireshark ini sendiri terbilang sangat bersahabat dengan user karena menggunakan tampilan grafis